Kamis, 06 November 2014

Fatamorgana Cinta

Fatamorgana adalah sesuatu yang
semu, yaitu suatu bayangan yang
tampak seperti ada tapi
sebenarnya tidak ada. Fenomena fatamorgana biasa lazim terjadi di padang pasir ataupun di sebuah tempat yang memiliki suhu yang panas diatas rata-rata jika dibandingkan dengan tempat lain
Dasar dari cinta itu adalah sebuah keikhlasan ataupun ketulusan untuk memberi, disaat cinta menjadi alasan untuk menerima dan mengharapkan sesuatu, menjadi jaminan bahwa cinta itu akan menjadi hancur. Layaknya seperti bangunan yang roboh karena dibangun dari fondasi yang rapuh. Ketulusan dan keikhlasan akan menjadi fondasi yang kokoh dalam membangun sebuah bangunan cinta. Ditambah percaya satu sama lain akan menjadi dinding pembeda bagi bangunan cinta itu.
Apabila dalam sebuah cinta sudah tidak ada ketulusan, mungkin bisa disamakan cinta yang kita miliki itu adalah seperti fenomena fatamorgana. Cinta itu hanya kesemuan yang terbalut oleh keindahan dan kebahagiaan yang semu pula. Takkan ada pengorbanan, karena yang terjadi hanya sebuah investasi dan pasti akan berhubungan dengan apa yang diterima harus lebih besar dari apa yang sudah diberikan. Cinta sejati terhadap manusia akan sulit ditemukan, cinta semu akan sangat mudah ditemukan dalam kehidupan. Apalagi jika bicara cinta ala duniawi, cinta benar-benar terasa semu dan menjemukan. Banyak hal yang bisa dengan mudah meruntuhkannya. Dunia sendiri adalah unsur dari sebuah kefanaan,dan tentunya sudah pasti tidak akan menemukan sebuah keabadian.
Mencintai dengan landasan karena Allah,serta ingin mendapat keridhaan dariNYA serta Akhirat sebagai tujuan akhir kita, mungkin bisa menjadi jalan keluar untuk bisa terhindar dari fatamorgana cinta. Hakikat cinta itu adalah saat dimana cinta itu bisa lebih mendekatkan pada sang Illahi yang sudah memberikan cinta dan kasih sayang sepenuhnya tanpa mengharapkan pamrih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar